Jumat, 30 Januari 2009

Sinetron dan pembodohan penonton

Saat ini di layar kaca banyak sekali ditayangkan sinetron - sinetron dan kebetulan jam tayangnya pada waktu utama ( prime time ). Yang menjadi permasalahan adalah tema dari sinetron tersebut. Kebetulan, meski tidak secara intens menyaksikan, saya bisa mengambil kesimpulan kalau tema nya benar2 kurang mengandung pembelajaran. Dalam arti, porsi antara pesan positif dan negatif tidak berimbang. Produser lebih mengedapankan memasang artis terkenal, meski temanya tidak tepat tapi yang penting mengundang banyak pemasang iklan. Benar - benar berorientasi bisnis.

Tema - tema yang disusung kebanyakan mengumbar kesedihan. Pelaku utama diskenariokan hidup terlunta - lunta dari awal sinetron hingga mendekati akhir sinetron. Meskipun berakhir happy ending, namun penonton disuguhi dengan kejadian - kejadian yang menurut tidak masuk akal. Sebagai contoh, bila ada suatu tindakan kriminal, disini peran polisi seperti dilupakan. Kalaupun dimunculkan, kadang - kadang polisi tidak ditampilkan dengan sebagimana mestinya.

Selain itu, tema - tema yang diusung kebanyakan mengumbar kesedihan, tangis, kelicikan dalam menguasai harta dan sebagainya. Dan kebanyakan tema - tema yang diusungpun kadang - kadang juga mengadopsi dari tanyangan luar negeri. Kenapa kita tidak berusaha membuat sinetron yang mengandung pembelajaran seperti sinetron Si Doel Anak Sekolahan, Kiamat Sudah Dekat? Cerita yang diangkat benar - benar mewakili kehidupan dari kebanyakan kondisi masyarakat Indonesia. Dan benar - benar natural. Dan ternyata sinetron ini juga mendatangkan banyak pemasang iklan.

Dan saya pribadi berharap, Komisi yang bertugas mengawasi semua tanyangan televisi dan juga badan sensor lebih tanggap dan selektif dalam menyikapi hal ini. Lolos tidaknya sensor bukan karena bebas dari unsur SARA, porno saja. Tapi juga efek dari tanyangan ini. Kalau lebih banyak bersifat pembodohan, apakah juga diloloskan?

Kamis, 29 Januari 2009

Kekalahan menyakitkan

Rutinitas tiap hari Rabu, sepulang kerja adalah main futsal bersama teman - teman kantor. Rabu kemarin sebenarnya masih bimbang apakah ikut bergabung atau tidak. Maklum, badan masih belum fit sehabis sakit. Tapi karena sudah 2 minggu tidak bermain dan hasrat untuk mencoba sarung tangan kiper baru, akhirnya maksain ikut bergabung.

Karena dari siang belum sempat makan, saya sempatkan makan dulu selepas maghrib. Habis makan langsung menuju lokasi lapangan futsal. Ternyata masih sepi, akhirnya nunggu sebentar. Dan akhirnya jam 19.10 udah mulai ngumpul dan saya pun ikut pertandingan yang pertama. Dengan semangat 45 ( maklum pingin nyobain sarung tangan kiper baru ) saya pun masuk ke lapangan. Eeee ternyata tim yang bertanding gak sebanding. Akhirnya jadi bulan - bulanan deh.

Akhirnya pengalaman pertama pakai sarung kiper baru menjadi sesuatu yang menyakitkan. Karena selama bermain futsal tidak pernah kalah, alias selalu menang. Namun malam ini pertandingan berkesudahan dengan kekalahan. Yang menyakitkan hati, sebagai seorang penjaga gawang, saya harus rela dan pasrah karena kebobolan 6 gol. Sebuah kekalahan yang menyakitkan.

Jumat, 23 Januari 2009

Haruskah bed rest?

Udah dua hari badan ini merasa tidak enak. Ujung-ujungnya selera makanpun hilang. Tidur juga susah. Padahal minggu ini sampai 2 minggu ke depan adalah hari - hari yang berat. Selain urusan kerjaan karena ada tender proyek besar, sekarang juga masuk periode ujian akhir semester. Praktis tidak ada hari libur untuk beristirahat.

Bukannya mau memaksaain diri, dan bukannya takut ke dokter. Tapi takut bila oleh di dokter meminta untuk bed rest, seperti tahun kemarin. Terus terang saya malas kalau harus nginap di Rumah sakit, tangan disuntik dengan jarum infus. Selain itu, tidak bisa bermain dengan si kecil.

Haruskan tetap bed rest?

Kamis, 22 Januari 2009

We will not go down

Sebuah lagu yang diciptakan oleh Michael Heart ( Annas Allaf ) buat saudara - saudara kita di Palestina.

We will not go down

A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive

They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right

But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die

We will not go down
In the night, without a fight

We will not go down
In Gaza tonight

Senin, 19 Januari 2009

Satu hari, satu ayat

Hari ini di kantor ada pengajian rutin bulanan. Dan yang mengisi pengajian sore ini adalah Ustadz Yusuf Mansyur. Alhamdulillah, saya juga meluangkan waktu untuk bisa mengikuti pengajian ini. Tema yang disampaikan oleh ustad Yusuf adalah tentang gerakan menghafal Al Qur'an, "satu hari satu ayat" dan dimulai dari surat Yasin. Kenapa dipilih surat Yasin? Karena surat Yasin adalah salah satu surat yang sangat familiar dengan masyarakat Indonesia dan sering dibaca.

Konsep dari gerakan "satu hari satu ayat" yaitu, kita menghafalkan 1 ayat untuk setiap harinya. Sehingga untuk surat Yasin yang terdiri dari 83 ayat, kita ditargetkan bisa menghafalkan dalam waktu 83 hari juga. Kenapa harus 1 ayat, bukan 2 atau 3 atau lebih? Bukankah kalau 1 ayat itu terlalu ringan? Ringan, mudah, itulah tujuannya. Justru dengan kemudahan itu diharapkan akan membuat setiap insan untuk bisa memulai belajar menghafal Al Qur'an. Mulailah sesuatu itu dari yang kecil, dari yang mudah.

Secara pribadi, saya juga tertarik untuk menjalankan gerakan yang disampaikan oleh ustad Yusuf tadi. Dan Insya Allah akan saya mulai dari malam ini. Semoga teman - teman dan siapapun yang membaca tulisan ini, juga berkenan untuk memulai mengikuti gerakan menghafal Al Quran dengan konsep / metoda "satu hari satu ayat".

Ya Allah yang Maha Mengetahui lagi Maha Benar, mudahkanlah langkah hamba-Mu ini untuk memulai niat baik ini. Untuk memulai menghafal ayat - ayat suci-Mu. Ya Allah, jadikanlah semua yang hamba kerjakan, menjadi berkah dan rahmat bagi diri hamba.

Selasa, 13 Januari 2009

Gabung di Komunitas

Saya sejak kecil sangat menyukai segala sesuatu yang mengandung teknologi. Selain itu juga segala sesuatu yang berhubungan dengan dunia militer. Untuk yang terakhir ini, saya seperti sudah menjadi seorang military addict. Suka koleksi sesuatu yang berhubungan dengan yang berbau militer. Nah sekarang, seiring dengan majunya teknologi, sedang berkembang diskusi di dunia maya yang dikenal dengan forum komunitas. Ada bberapa komunitas yang saling berdiskusi di dunia maya, untuk kemudian melakukan kegiatan off air atau kopi darat.

Dari beberapa komunitas yang ada, saya pun bergabung dengan forum komunitas yang sesuai dengan kesukaan saya yaitu FORMIL ( Forum militer ) dan Semboyan 35 ( komunitas penggemar kereta api - railfans ). Meski belum lama bergabung, namun saya menemukan keasyikan tersendiri. Saya pun bisa mendapatkan teman baru, pengetahuan baru dan selanjutnya dunia baru.

FORMIL ( Indonesia Military Community )
Komunitas ini bermula dari diskusi maya di sebuah web bernama Kaskus.us. Dari diskusi - diskusi, kemudian dilajutkan dengan kopi darat atau pertemuan sesama anggota komunitas. Untuk saat ini, FORMIL sudah mempunyai kepengurusan untuk wilayah Jabodetabek dan Surabaya dan sekitarnya. Kebetulan untuk wilayah Jabodetabek, saya dipercaya sebagai wakil ketua.

Salah satu kegiatan besar yang sudah dilakukan oleh FORMIL adalah Gathering di pameran Indodefence @ Indoaerospace yang berlangsung di bandara Halim Perdana Kusuma 19-22 Nopember 2008 silam. Di acara ini, berkumpul anggota-anggota FORMIL dari berbagai daerah. Ada yang dari Surabaya, Jogjakarta dan lainnya. Adapun ke depannya, FORMIL berencana untuk melakukan kegiatan berupa kunjungan - kunjungan ke beberapa BUMNIS dan kesatuan kesatuan TNI.

Berikut beberapa foto kegiatan FORMIL :


Bersama rekan - rekan sedang makan siang


Di dalam CN-235 MPA


Di lobby area pameran


Di depan NC-212 MSA

Semboyan 35
Dari namanya saja sudah ketahuan kalau komunitas ini berkaitan dengan dunia perkereta-apian. Secara usia, forum komunitas ini masih tergolong belia karena baru saja merayakan ulang tahunnya yang pertama pada tanggal 7 Januari 2009 kemarin. Di komunitas ini, saya bisa menambah ilmu tentang salah satu "barang" yang menurut saya sangat unik, menarik tapi juga ber-teknologi. Untuk kegiatan yang bersifat off air, bisanya dilakukan dengan melakukan tracking jalur kereta api dari satu stasiun ke stasiun lainnya. Selain itu juga melakukan perjalanan secara bersama sama.

Semoga saja, dengan adanya komunitas komunitas seperti ini, akan menambah erat tali persaudaraan tanpa melihat latar belakang kita. Anda tertarik untuk bergabung di komunitas?

Jumat, 09 Januari 2009

Renungan

Setiap hari, setelah kita selesai sholat kita akan berdo'a memohon sesuatu kepada Allah. Dan kita selalu berharap agar apa yang kita minta agar segera diberikan oleh Allah sesuai permintaan kita.
Semoga renungan di bawah ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Amin.

Ketika kumohon kepada Tuhan kekuatan
Tuhan memberiku kesulitan agar aku kuat
Ketika kumohon kebijaksanaan
Tuhan memberiku masalah untuk dipecahkan
Ketika kumohon kesejahteraan
Tuhan memberiku akal untuk berfikir
Ketika kumohon keberanian
Tuhan memberi bahaya untuk diatasi
Ketika kumohon sebuah cinta
Tuhan mengirim orang bermasalah untuk ditolong
Ketika kumohon bantuan
Tuhan memberiku kesempatan
Aku tidak pernah menerima apa yang aku minta
Tapi aku menerima semua yang aku butuhkan

Ketika aku berdoa kepada Allah
Mohon diberi setangkai bunga segar
Tapi...Allah memberi saya kaktus berduri
Aku mohon kepada Allah...hewan mungil yang cantik,
Tapi...Allah memberi saya ulat bulu.
Aku sedih dan Kecewa
Betapa tidak adilnya Allah
Namun Kemudian.... .........
Kaktus itu berbunga indah bahkan sangat indah sekali
Dan ulat itupun tumbuh dan berubah menjadi kupu-kupu yang amat sangat cantik
Itulah jalan Allah
Kita tidak bisa memilih hidup seperti keinginan kita..
Tapi yakinlah semua akan jadi indah pada waktunya
Allah tidak memberi apa yang kita harapkan, tapi Allah memberi apa yang kita butuhkan
Kadang kita sedih, kecewa, terluka ....tapi jauh diatas segalanya Allah sedang merajut yang terbaik untuk kehidupan kita.

"Sesungguhnya apa yang baik menurut kita belum tentu baik di mata Allah. Dan sesuatu yang buruk menurut kita belum tentu buruk menurut Allah". Allah selalu akan memberikan yang terbaik untuk hamba-Nya.

( dikutip dari berbagi sumber - milis internet )